Struktur sistem operasi
1. Apa itu Kernel?
2. Apa saja komponen sistem operasi modern?
3. Apa fungsi dari manipulasi file pada system calls
4. Apa saja keunggulan dari struktur sistem operasi Mikro kernel?
5. Struktus Sistem Operasi Apakah yang digunakan untuk MAC OS?
Jawaban
1. Kernel merupakan program komputer yang menjadi inti dari sebuah sistem operasi komputer, dengan kontrol terhadap segala hal atas sistem tersebut.
2. 1. ManagemenProses.
2. Managemen Memori Utama.
3. Managemen Secondary-Storage.
4. Managemen Sistem I/O.
5. Managemen Berkas.
6. Sistem Proteksi.
7. Jaringan.
8. Command-Interpreter system.
3. • Membuat dan menghapus file .
• Membuka dan menutup file .
• Membaca, menulis dan mereposisi file .
• Menentukan dan mengeset atribut file.
4. 1. Interface yang seragam.
2. Extensibilty. Dapat menambahkan fitur" baru tanpa kompilasi ulang.
3. Flexibility. Fitur" yang sudah ada dapat dikurangi, atau dapat di ke modifikasi sesuai kebutuhan sehingga menjadi efisien.
4. Portability. Pada mikro kernel, semua atau sebagian besar kode yang spesifik berada di dalamnya.
5. Struktur monolitic.
4. 1. Interface yang seragam.
2. Extensibilty. Dapat menambahkan fitur" baru tanpa kompilasi ulang.
3. Flexibility. Fitur" yang sudah ada dapat dikurangi, atau dapat di ke modifikasi sesuai kebutuhan sehingga menjadi efisien.
4. Portability. Pada mikro kernel, semua atau sebagian besar kode yang spesifik berada di dalamnya.
5. Struktur monolitic.
Proses
1. Apa itu Multiprogramming?
2. Aktifitas apa saja yang dilibatkan pada saat penciptaan proses?
3. Apa alasan penghancuran proses akibat terjadinya kegagalan input/output?
4.Jelaskan Metode apa saja yang digunakan sistem
operasi dalam pengendalian antar proses?
operasi dalam pengendalian antar proses?
5. Sebutkan operasi-operasi apa saja yang dapat dilakukan sistem operasi terhadap Proses?
1. Multiprogamming adalah manajemen banyak proses pada satu pemroses. Istilah yang digunakan multiprogrammaing (multitasking) bukan multiprocessing.
# Memori tidak tersedia.
Proses memerlukan memori lebih banyak daripada yang dapat disediakan oleh sistem.
menggunakannya tidak untuk peruntukannya, seperti menulis file read only.
# Terjadi kesalahan aritmatika.
Proses mencoba perhitungan terlarang, seperti pembagian dengan nol, atau mencoba menyimpan angka yang lebih
besar daripada yang ddapat diakomodasi oleh H/W.
# Waktu telah kadaluwarsa.
Proses telah menunggu lebih lama daripada maksimum yang telah ditentukan untuk terjadinya suatu kejadian spesifik.
# Terjadi kegagalan Masukan/keluaran.
Kesalahan muncul pada masukan atau keluaran, seperti ketidakmampuan menemukan file, kegagalan membaca atau
mennulis setelah sejumlah maksimum percobaan yang ditentukan (misalnya area rusak didapatkan pada tape,atau operasi tidak valid seperti membaca dari line printer).
# Intruksi yang tidak benar.
Proses berusaha mengeksekusi instruksi yang tidak ada (sering sebagi akibat pencabangan ke daerah data dan
berusaha mengeksekusi data tersebut).
Proses berusaha mengeksekusi instruksi yang disimpan untuk SO.
# Kesalahan penggunaan data.
Bagian data adalah tipe yang salah atau tidak diinisialisasi.
# Diintervensi oleh SO atau operator.
Untuk suatu alasan, operator atau sistem operasi mengakhiri proses (misalnya terjadi deadlock).
# Berakhirnya proses induk.
Ketika parent berakhir. SO mungkin dirancannng secara otomatis mengakhiri semua anak proses dari parent itu.
# Atas permintaan proses induk.
Parent process biasanya mempunyai otoritas mengakhiris suatu anak proses.
1. Multiprogamming adalah manajemen banyak proses pada satu pemroses. Istilah yang digunakan multiprogrammaing (multitasking) bukan multiprocessing.
2. • Konsep Proses
• Penjadualan Eksekusi Proses
• Operasi pada Proses
• Proses yang saling Bekerjasama (Cooperating Processes)
• Komunikasi Antar Proses (Interprocess Communication)
• Komunikasi pada Sistem Client-Server
3. # selesainya proses secara normal.
Proses mengeksekusi panggilan layanan SO untuk menandakan bahwa proses telah berjalan secara lengkap.
# Batas waktu telah terlewati.
Proses telah berjalan melebihi batas waktu total yang dispesifikasikan. Terdapat banyak kemungkinan untuk tipe waktu yang diukur, termasuk waktu total yang dijalani (“walk clock time”) jumlah waktu yang dipakai untuk eksekusi, dan jumlah waktu sejak pemakai terakhir kali memberi masukan (pada proses interaktif).# Memori tidak tersedia.
Proses memerlukan memori lebih banyak daripada yang dapat disediakan oleh sistem.
# Pelanggaran terhadap batas memori.
Proses memcoba mengakses lokasi memori yang tidak diijinkan untuk diakses.
# Terjadi kesalahan karena pelanggaran proteksi.
Proses berusaha menggunakan sumber daya atau file yang tidak diijinkan dipakainya, atau proses mencobamenggunakannya tidak untuk peruntukannya, seperti menulis file read only.
# Terjadi kesalahan aritmatika.
Proses mencoba perhitungan terlarang, seperti pembagian dengan nol, atau mencoba menyimpan angka yang lebih
besar daripada yang ddapat diakomodasi oleh H/W.
# Waktu telah kadaluwarsa.
Proses telah menunggu lebih lama daripada maksimum yang telah ditentukan untuk terjadinya suatu kejadian spesifik.
# Terjadi kegagalan Masukan/keluaran.
Kesalahan muncul pada masukan atau keluaran, seperti ketidakmampuan menemukan file, kegagalan membaca atau
mennulis setelah sejumlah maksimum percobaan yang ditentukan (misalnya area rusak didapatkan pada tape,atau operasi tidak valid seperti membaca dari line printer).
# Intruksi yang tidak benar.
Proses berusaha mengeksekusi instruksi yang tidak ada (sering sebagi akibat pencabangan ke daerah data dan
berusaha mengeksekusi data tersebut).
# Terjadi usaha memakai instruksi
yang tidak diijinkan.Proses berusaha mengeksekusi instruksi yang disimpan untuk SO.
# Kesalahan penggunaan data.
Bagian data adalah tipe yang salah atau tidak diinisialisasi.
# Diintervensi oleh SO atau operator.
Untuk suatu alasan, operator atau sistem operasi mengakhiri proses (misalnya terjadi deadlock).
# Berakhirnya proses induk.
Ketika parent berakhir. SO mungkin dirancannng secara otomatis mengakhiri semua anak proses dari parent itu.
# Atas permintaan proses induk.
Parent process biasanya mempunyai otoritas mengakhiris suatu anak proses.
4. a. Saling melanjutkan (interleave), Sistem operasi harus dapat kembali melanjutkan proses setelah melayani proses lain.
b. Kebijaksaan tertentu, Sistem operasi harus mengalokasikan sumber daya ke proses berdasar prioritasnya.
c. Komunikasi antar proses dan penciptaan proses, Sistem operasi harus mendukung komunikasi dan penciptaan antar proses (menstrukturkan aplikasi).
b. Kebijaksaan tertentu, Sistem operasi harus mengalokasikan sumber daya ke proses berdasar prioritasnya.
c. Komunikasi antar proses dan penciptaan proses, Sistem operasi harus mendukung komunikasi dan penciptaan antar proses (menstrukturkan aplikasi).
5. 1. Penciptaan proses.
2. Penghancuran/terminasi proses.
3. Penundaan proses.
4. Pelanjutan kembali proses.
5. Pengubahan prioritas proses.
6. Memblok proses.
7. Membangunkan proses.
8. Menjadwalkan proses.
9. Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain.
2. Penghancuran/terminasi proses.
3. Penundaan proses.
4. Pelanjutan kembali proses.
5. Pengubahan prioritas proses.
6. Memblok proses.
7. Membangunkan proses.
8. Menjadwalkan proses.
9. Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain.
Komentar
Posting Komentar